Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. 3D & Motion Graphics
  2. Blender
Cgi

Single-Point Tracking pada Blender

by
Difficulty:IntermediateLength:ShortLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Muhammad Naufal (you can also view the original English article)

Preview

1. Tracking Footage

Langkah 1

Buka Blender

Open Blender
Buka Blender

Langkah 2

Klik pada Editor dan pilih Movie Clip Editor

Movie Clip Editor
Movie Clip Editor

Langkah 3

Klik Open untuk memasukkan footage (hasil rekaman) ke dalam Movie Clip Editor.

Movie Clip Editor
Movie Clip Editor

Langkah 4

Pergi ke folder di mana image sequence (rangkaian gambar) dari footage berada. Pilih gambar atau frame pertama lalu klik tombol Open Clip.

Open Clip
Open Clip

Langkah 5

Sekarang kamu bisa melihat footage kamu berada di dalam jendela movie clip editor. Klik pada tombol Prefetch Frames untuk memuat rangkaian gambar ke dalam RAM. Sebagai alternatif, tekan tombol P sebagai shortcut.

Prefetch Frames
Prefetch Frames

Langkah 6

Cobalah mencari titik kontras yang baik untuk melakukan tracking terhadap footage tersebut. Setelah kamu mendapatkan sebuah titik yang tepat, tahan dan tekan tombol Ctrl dan klik kanan pada tombol mouse tepat pada titik tersebut.

Sebuah tracker (pelacak) akan muncul di footage tersebut.

Tracker
Tracker

Langkah 7

Klik pada tombol Track Forward untuk melakukan track atau pelacakan pada footage.

Track Forward
Track Forward

Langkah 8

Dalam beberapa detik, footage tersebut akan dilacak perubahan lokasinya. Kamu bisa play footage tersebut untuk mengecek hasil lintasannya. Dalam kasus saya ini, footage berhasil ditracking tanpa masalah.

Tracking done
Tracking selesai

2. Compositing Footage Dalam Node Editor

Langkah 1

Tahap selanjutnya adalah melakukan pekerjaan dalam mode Compositor. Klik Editor dan pilih Node Editor.

Node Editor
Node Editor

Langkah 2

Ini adalah tampilan antarmuka default dari node editor. Jika kamu pernah melakukan perkerjaan dengan Fusion atau Nuke, kamu akan merasa kalau prosesnya cukup familiar. Klik tanda + kecil di bagian sebelah kiri.

Node Panel
Node Panel

Langkah 3

Ini akan membuka node panel

Node Panel
Node Panel

Langkah 4

Menuju ke Input > Movie Clip. Node Movie Clip akan muncul di dalam jendela Node Editor.

Node Editor
Node Editor

Langkah 5

Masih mengikuti cara yang sama, menuju ke Output > Composite dan Viewer. Kamu juga akan mendapati Composite dan Viewer nodes.

Viewer node
Node Viewer

Langkah 6

Di dalam node Movie Clip, klik pada bagian Open dan import background footage (footage yang akan dijadikan latar belakang).

Movie Clip node
Node Movie Clip

Langkah 7

Sambungkan soket image pada node Movie Clip ke soket image pada node Viewer.

Sebagai alternatif, pilih node Movie Clip, lalu tekan dan tahan Ctrl-Shift secara bersamaan dan klik kembali pada node Movie Clip. Ini akan menghubungkan kedua node tersebut.

Movie Clip and Viewer Node
Node Movie Clip dan Viewer

Langkah 8

Aktifkan opsi Backdrop untuk melihat footage di dalam compositor.

Backdrop
Backdrop

Langkah 9

Menuju ke Input > Image. Node Image akan muncul di dalam jendela Node Editor. Saya menggunakan node ini untuk mengimpor foreground image (gambar latar depan) yang mana akan saya tempatkan di atas background footage.

Node Editor
Node Editor

Langkah 10

Pada node Image, klik Open dan import image yang akan dijadikan foreground image.

Image node
Node Image

Langkah 11

Kamu akan melihat foreground image, dengan menekan dan menahan Ctrl-Shift secara bersamaan dan klik pada node Image. Ini adalah contoh sederhana dengan alpha channel atau background transparan.

Ctrl-Shift together
Ctrl-Shift secara bersamaan

Langkah 12

Saatnya untuk menggabungkan kedua node tersebut untuk melihat hasil akhir compositenya. Lalu, menuju ke Color > Mix. Node Mix akan muncul di dalam jendela Node Editor.

Node Editor window
Jendela Node Editor

Langkah 13

Geser dan letakkan node Mix pada benang yang menghubungkan antara node Movie Clip dan node Viewer.

Mix node
Node Mix

Langkah 14

Hubungkan soket image pada node Image ke soket image pada node Mix.

Image node
Node Image

Langkah 15

Aktifkan opsi Alpha pada node Mix.

Alpha option
Opsi Alpha

Langkah 16

Ukuran dari foreground image cukup besar dan tumpang tindih dengan background footage. Menuju ke Distort > Transform. Node Transform akan muncul di dalam jendela Node Editor. Saya akan menggunakan node ini untuk memperkecil ukuran foreground image.

Transform node
Node Transform

Langkah 17

Geser dan letakan node Transform pada benang yang menghubungkan antara node Image dan node Mix. Saya menggunakan nilai transformnya untuk memposisikan dan menskalakan gambar sesuai kebutuhan.

Image and Mix Nodes
Node Image dan Mix

Langkah 18

Menuju ke Input > Track Position. Node Track Position akan muncul di dalam jendela Node Editor.

Track Position
Track Position

Langkah 19

Klik lambang Browse ID Data pada node Track Position. Pilih footage yang sebelumnya telah ditracking.

Browse ID Data
Browse ID Data

Langkah 20

Kamu akan mendapati dua pilihan baru yaitu Camera dan Tracking Data. Klik pada Camera dan pilih camera Blender. Klik pada Tracking Data dan pilih tracker dari list.

Tracking Data
Tracking Data

Langkah 21

Menuju ke Distort > Transform sekali lagi. Sebuah node Transform akan muncul di dalam jendela Node Editor. Saya akan menggunakan node ini untuk menghubungkannya dengan node Track Position.

Transform
Transform

Langkah 22

Geser dan letakkan node Transform yang baru antara node Transform sebelumnya dan node Mix.

Transform node and Viewer Nodes
Node Transform dan Viewer

Langkah 23

hubungkan soket X dan Y pada node Track Position ke node Transform yang baru secara sempurna.

Track Position
Track Position

Ubah mode pada node Track Position dari Absolute ke Relative Frame.

Absolute to Relative Frame
Absolute ke Relative Frame

Langkah 24

Pekerjaan telah selesai. Play footage tersebut dan kamu akan melihat foreground image berjalan dengan sempurna dengan footage background.

Meski sedikit, bagaimana pun pekerjaan pasca produksi sangat dibutuhkan di sini.

A little bit of post production work
Sedikit pekerjaan pasca produksi

Langkah 25

Rubah node Mix ke Overlay.

Overlay
Overlay

Lihat bagaimana foreground image sekarang menyatu dengan background footage dengan sempurna.

Final
Hasil Akhir

Langkah 26

Kamu juga bisa menambahkan node Blur. Menerapkan sejumlah kecil blur membuat foreground image dan background footage menyatu dengan sempurna.

Add a little blur
Menambahkan sedikit blur

Kesimpulan

Di part seri tutorial kali ini, saya menunjukan kepada kalin cara membuat single-point tracking. Di part tutorial selanjutnya, saya akan menunjukkan cara tracking dari dua poin.

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.