7 days of unlimited AE and Premiere Pro templates & videos - for free!* Unlimited asset downloads! Start 7-Day Free Trial
Advertisement
  1. 3D & Motion Graphics
  2. 3D

Modelling & Rigging Kartun Kakatua Dalam Maya: Bagian 5

Read Time: 6 mins

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

1. Mengekspor UV Mesh Bulu

Langkah 1

Buka file dalam Maya yang disimpan pada tutorial bagian terakhir.

Open the fileOpen the fileOpen the file
Buka file

Langkah 2

Dengan memilih mesh bulu, pergi ke EditUVs > UV Texture Editor untuk membuka jendela UV texture editor.

UV Texture EditorUV Texture EditorUV Texture Editor
UV Texture Editor

Langkah 3

Di dalam jendela UV Texture Editor, kamu dapat melihat UV bulu terpilih yang tidak dibungkus dalam bagian tutorial sebelumnya.

UV Texture EditorUV Texture EditorUV Texture Editor
UV Texture Editor

Langkah 4

Dengan memilih mesh bulu dalam viewport, pergi ke Polygons > UV Snapshot.

UV SnapshotUV SnapshotUV Snapshot
UV Snapshot

Langkah 5

Di dalam jendela UV Snapshot, simpan gambar UV dalam resolusi 2048.

UV SnapshotUV SnapshotUV Snapshot
UV Snapshot

2. Membuat Tekstur Bulu Dalam Photoshop

Langkah 1

Buka Photoshop dan import gambar UV yang disimpan.

Import the UV in PhotoshopImport the UV in PhotoshopImport the UV in Photoshop
Import UV dalam Photoshop

Langkah 2

Buat layer baru dengan warna hitam dan tempatkan itu di bawah layer UVs. Namai layer ini sebagai BG

RenameRenameRename
Namai ulang

Langkah 3

Pilih Pen Tool dalam panel tool bar untuk membuat garis bentuk bulu.

Pen ToolPen ToolPen Tool
Pen Tool

Langkah 4

Pilih layer BG

BG layerBG layerBG layer
Layer BG

Langkah 5

Dengan memilih Pen Tool, gambarkan separuh seleksi di sekitar bulu.

Draw a half selectionDraw a half selectionDraw a half selection
Gambarkan separuh seleksi

Langkah 6

Klik pada tab Paths. Klik kanan pada layer Work path, pilih perintah Fill Path.

Fill PathFill PathFill Path
Fill Path

Langkah 7

Dalam jendela Fill Path, pilih Background Color yaitu putih. Klik OK.

Fill PathFill PathFill Path
Fill Path

Kamu dapat melihat separuh seleksi telah diisi dengan warna putih.

Half selected regionHalf selected regionHalf selected region
Separuh area terpilih

Langkah 8

Dengan memilih layer Work Path, tekan tombol Delete untuk menghapusnya.

Work PathWork PathWork Path
Work Path

Langkah 9

Dengan memilih layer BG, tekan tombol Ctrl-J untuk membuat duplikat layer.

Make a duplicate layerMake a duplicate layerMake a duplicate layer
Buat layer duplikat

Langkah 10

Dengan memilih layer duplikat BG, klik tombol layer mode dan kemudian pilih mode Linear Dodge.

Linear Dodge modeLinear Dodge modeLinear Dodge mode
Linear Dodge mode

Langkah 11

Dengan memilih layer BG duplikat, tekan tombol Ctrl-T untuk transform tool. Klik kanan pada kanvas dan pilih Flip Horizontal untuk membalikkan layer. Tekan tombol Enter.

Flip Horizontal Flip Horizontal Flip Horizontal
Flip Horizontal

Langkah 12

Sembunyikan layer UV. Dengan memilih layer BG dan duplikat BG, tekan tombol Shift-Ctrl-E untuk menggabungkannya.

MergeMergeMerge
Merge

Langkah 13

Setelah menggabungkan layer BG, pilih Marquee selection tool dan pilih separuh atas area. Tekan tombol Ctrl-C untuk menyalin bagian terpilih seperti yang ditunjukkan di bawah.

Select the top half areaSelect the top half areaSelect the top half area
Pilih separuh area atas

Langkah 14

Tekan Ctrl-V untuk menempelkan bagian salinan terpilih. Tekan Ctrl-T dan kemudian klik kanan pada itu, pilih Flip Vertical.

Flip VerticalFlip VerticalFlip Vertical
Flip Vertical

Langkah 15

Setelah membalikkan layer secara vertikal, sesuaikan itu seperti bentuk bulu. Gabungkan kedua layer bersama-sama.

Merge both layers togetherMerge both layers togetherMerge both layers together
Gabungkan kedua layer bersama

Langkah 16

Buat duplikat salinan layer gabungan. Buat layer baru dengan warna putih dan jaga itu di antara layer bulu. Sembunyikan layer bulu bagian atas.

Hide the upper feather layerHide the upper feather layerHide the upper feather layer
Sembunyikan layer bulu bagian atas.

Langkah 17

Dengan memilih layer baru pergi ke Filter > Render > Fibers.

FibersFibersFibers
Fibers

Langkah 18

Di dalam jendela Fibers, pertahankan nilai Variance sebagai 45 dan Strength sebagai 50. Klik OK.

Fibers strengthFibers strengthFibers strength
Fibers strength

Langkah 19

Setelah menerapkan perintah Fiber, tekan tombol Ctrl-T, klik kanan dan pilih Rotate 90º CW.

Rotate 90 Rotate 90 Rotate 90
Rotate 90'

Langkah 20

Atur skala lebar secara horizontal dan kemudian tekan tombol Enter untuk menyelesaikan dengan Transform tool.

Transform toolTransform toolTransform tool
Transform tool

Langkah 21

Pastikan filter Fiber tetap diterapkan pada layer di bawah.

Fiber Fiber Fiber
Fiber

Dengan memilih Layer 1, pilih Multiply sebagai blending mode.

MultiplyMultiplyMultiply
Multiply

Langkah 22

Dengan bantuan Marquee tool, pilih separuh bagian layer tekstur fiber. Klik kanan dan pilih Warp dalam menu.

Marquee toolMarquee toolMarquee tool
Marquee tool

Langkah 23

Sekarang seret ke atas handel warp samping seperti yang ditunjukkan dalam gambar di bawah.

Side warp handlesSide warp handlesSide warp handles
Handel warp samping

Dengan mengikuti cara yang sama, bungkus juga tekstur pada sisi sebelahnya. Sekarang itu tampak seperti tekstur bulu.

Feather textureFeather textureFeather texture
Tekstur bulu

Langkah 24

Dengan memilih layer bulu yang sama, tekan Ctrl-J untuk membuat layer duplikat. Dengan memilih layer duplikat atas, klik pada tombol Add Layer Mask.

Add Layer MaskAdd Layer MaskAdd Layer Mask
Add Layer Mask

Langkah 25

Dengan memilih Layer1, tekan Ctrl-A untuk memilih semua dan kemudian tekan Ctrl-C untuk menyalin.

Ctrl CCtrl CCtrl C
Ctrl + C

Langkah 26

Tekan Alt-Klik Kiri pada icon mas layer mask dan tekan Ctrl-V untuk menempelkannya.

Ctrl VCtrl VCtrl V
Ctrl + V

Setelah menempelkannya, itu hendaklah tampak seperti gambar berikut.

The final imageThe final imageThe final image
Gambar akhir

Langkah 27

Sembunyikan semua layer, kecuali layer Mask.

Hide all layersHide all layersHide all layers
Sembunyikan semua layer

Langkah 28

Dengan memilih layer Mask, buat duplikat layernya.

Duplicate mask layerDuplicate mask layerDuplicate mask layer
Duplikasikan layer mask

Dengan memilih kedua layer Mask, gabungkan mereka bersama.

Merge them togetherMerge them togetherMerge them together
Gabungkan bersama

Langkah 29

Buat satu layer dengan warna hitam dan pertahankan di bawah layer gabungan. Buat satu layer kosong lagi dan pertahankan itu di atas layer mask seperti yang ditunjukkan dalam gambar di bawah.

Blank layer Blank layer Blank layer
Layer kosong

Langkah 30

Dengan memilih Layer4, pilih warna background hitam dan kemudian terapkan beberapa goresan brush seperti yang ditunjukkan dalam gambar di bawah.

Black foreground colorBlack foreground colorBlack foreground color
Warna foreground hitam

Setelah selesai, itu hendaklah tampak seperti ini.

The final imageThe final imageThe final image
Gambar akhir

Langkah 31

Buat satu layer baru lagi sebagai Layer 5 dan tempatkan itu di atas Layer 4 seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut.

Create one more new layerCreate one more new layerCreate one more new layer
Buat satu layer baru lagi

Langkah 32

Pilih Gradient Fill dengan mode Radial Gradient. Klik pada tombol pengaturan Gradient.

Gradient FillGradient FillGradient Fill
Gradient Fill

Dalam Gradient Panel, atur warna hitam putih dan kemudian seret itu secara horizontal di pusat kanvas.

Gradient PanelGradient PanelGradient Panel
Gradient Panel

Langkah 33

Dengan memilih Layer 5, tekan Ctrl-T untuk Transform tool.

Transform toolTransform toolTransform tool
Transform tool

Gencet layer secara horizontal dari bagian bawah sehingga itu tampak seperti bulu ayam. Tekan Enter untuk menyelesaikan Transform tool.

Transform toolTransform toolTransform tool
Transform tool

Langkah 34

Simpan file sebagai Bump Map.JPEG.

Save the fileSave the fileSave the file
Simpan file

Langkah 35

Waktunya untuk mewarnai bulu. Buat sebuah layer baru sebagai Layer 6 dan tempatkan itu di atas layer 5. Isi layer dengan warna biru langit atau sesuai pilihanmu.

Colorize the featherColorize the featherColorize the feather
Mewarnai bulu

Langkah 36

Dengan memilih Layer 6, klik pada tombol Blending mode dan kemudian pilih mode Overlay.

Overlay modeOverlay modeOverlay mode
Mode Overlay

Langkah 37

Simpan file sebagai Color Map.JPEG.

Save the fileSave the fileSave the file
Simpan file

Langkah 38

Setelah menyimpan file Color Map.JPEG, buka ulang itu dalam Photoshop untuk membuat alpha texture map. 

Creating alpha texture mapCreating alpha texture mapCreating alpha texture map
Membuat alpha texture map

Langkah 39

Dengan memilih layer bulu, pergi ke Select > Color Range.

Color Range optionColor Range optionColor Range option
Pilihan Color Range

Klik pada area hitam kanvas. Di dalam jendela Color Range, klik pada tombol OK.

Color Range windowColor Range windowColor Range window
Jendela Color Range

Langkah 40

Kamu dapat melihat seleksi di sekitar bentuk bulu. Tekan tombol Shift-Ctrl-I untuk membalikkan seleksi.

Shift Ctrl IShift Ctrl IShift Ctrl I
Shift + Ctrl + I

Langkah 41

Dengan memilih tekstur bulu, klik pada tab Channels.

Channels tabChannels tabChannels tab
Tab Channels 

Langkah 42

Di dalam panel channels, klik pada tombol Menu dan pilih New Channel.

New Channel optionNew Channel optionNew Channel option
Pilihan New Channel

Langkah 43

Di dalam jendela New Channel, nyalakan tombol radio Masked Areas. Klik tombol OK.

Masked AreasMasked AreasMasked Areas
Masked Areas

Langkah 44

Setelah membuat alpha channel, nyalakan tombol visibility. Pilih alpha channel.

Alpha channelAlpha channelAlpha channel
Alpha channel

Langkah 45

Pergi ke Edit > Fill atau tekan Shift-F3.

Fill optionFill optionFill option
Pilihan Fill

Langkah 46

Dalam jendela Fill, pilih Use Background Color. Klik OK.

Use Background ColorUse Background ColorUse Background Color
Use Background Color

Itu hendaklah tampak seperti gambar berikut.

The final imageThe final imageThe final image
Gambar akhir

Langkah 47

Simpan file sebagai Feather Color.TGA. Dalam cara ini, kamu telah membuat semua jenis peta warna dan tekstur untuk diterapkan pada model bulu dalam Maya.

Save the fileSave the fileSave the file
Simpan file

3. Menerapkan Tekstur Pada Bulu

Langkah 1

Buka file kakatua dalam Maya.

Open the parrot file in MayaOpen the parrot file in MayaOpen the parrot file in Maya
Buka file kakatua dalam Maya

Langkah 2

Pergi ke Window > Rendering Editors > Hypershade untuk membuka jendela Hypershade.

HypershadeHypershadeHypershade
Hypershade

Langkah 3

Di dalam jendela Hypershade, buat Lambert material. Kamu dapat menamai ulang sesuai kenyamananmu.

 Lambert material Lambert material Lambert material
 Lambert material

Langkah 4

Setelah melakukan proses ini, klik pada kotak Color checker untuk mencari file Feather Color.tga dan klik tombol Open.

Open the Feather Colortga fileOpen the Feather Colortga fileOpen the Feather Colortga file
Buka file Feather Color.tga

Langkah 5

Klik tombol Bump checker dan cari Bump Map.Jpeg. Klik tombol Open.

Open the Bump Mapjpg fileOpen the Bump Mapjpg fileOpen the Bump Mapjpg file
Buka file Bump Map.jpg

Langkah 6

Setelah membuat material tekstur, terapkan itu pada bulu besar.

Apply texturesApply texturesApply textures
Menerapkan tekstur

Langkah 7

Setelah menerapkan tekstur pada semua bulu, kamu akan melihat sesuatu seperti ini.

The final imageThe final imageThe final image
Gambar akhir

Kesimpulan

Di dalam tutorial ini, saya menunjukkan bagaimana mengekspor peta UV dan membuat tekstur dalam Photoshop. Dalam bagian berikutnya dari seri tutorial ini, saya akan menunjukkan bagaimana membuat mata kakatua.

Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new 3D & Motion Graphics tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Advertisement
Scroll to top
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.