Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. 3D & Motion Graphics
  2. Maya
Cgi

Merusak Elemen di Maya Dengan PullDownIt: Bagian 6

by
Difficulty:IntermediateLength:ShortLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Febri Ardian Sanjoyo (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

1. Membuat Jagged Shatter

Langkah 1

Buka Maya.

Open Maya
Buka Maya

Langkah 2

Buat mesh sphere poligon di perspective view port.

Create a polygon sphere
Membuat bola poligon

Langkah 3

Dengan sphere yang dipilih, klik ikon ShatterIt feature.

ShatterIt feature
ShatterIt feature

Langkah 4

Di jendela ShatterIt feature, tetapkan nilai Num Shards ke 64 dan klik tombol Shatter It!.

ShatterIt feature
ShatterIt feature

Langkah 5

Pilih potongan yang rusak dan pindahkan sedikit. Saat memeriksa, Anda akan melihat bahwa ujung-ujungnya cukup datar. Tidak ada bagian yang bergerigi di sana.

Pick a broken chunk
Pilih potongan yang rusak

Langkah 6

Batalkan pemindahan. Klik pada ikon Add jaggedness to fragments.

Add jaggedness to fragments
Tambahkan jaggedness ke fragment

Langkah 7

Ini membuka jendela Add jaggedness Deformer. Dengan semua potongan yang dipilih, klik Select PDI Fragment. Tingkatkan nilai Strength menjadi 2 lalu klik tombol Add Jaggedness.

Add jaggedness Deformer window
Tambahkan jendela  jaggedness Deformer

Langkah 8

Anda dapat melihat bahwa bagian-bagiannya memiliki tepian bergerigi.

You can see that the chunks have jagged edges
Anda dapat melihat bahwa bagian-bagiannya memiliki tepian bergerigi

2. Membuat Jagged Shatter Simulation

Langkah 1

Buat cube polygon meshn di view port perspective.

Create a cube polygon mesh
Buat cube polygon mesh

Langkah 2

Angkat kubus sedikit dari ground seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut.

Lift the cube up a bit
Mengangkat kubus sedikit

Langkah 3

Dengan cube yang dipilih, klik pada ikon ShatterIt feature.

ShatterIt feature
ShatterIt feature

Langkah 4

Di jendela ShatterIt feature, tetapkan nilai Num Shards ke 200, Shatter Style ke Uniform dan klik tombol Shatter It!.

ShatterIt feature
ShatterIt feature

Langkah 5

Dengan semua potongan yang dipilih, klik ikon Add jaggedness to fragments.

Add jaggedness to fragments
Tambahkan jaggedness ke fragment

Langkah 6

Di jendela Add jaggedness Deformer, klik pada Select PDI Fragment. Tingkatkan nilai Strength menjadi 2 lalu klik tombol Add Jaggedness.

Add jaggedness Deformer window
Tambahkan jendela jaggedness Deformer

Langkah 7

Anda dapat melihat bahwa bagian-bagiannya memiliki tepian bergerigi.

You can see that the chunks have jagged edges
Anda dapat melihat bahwa bagian-bagiannya memiliki tepian bergerigi

Langkah 8

Buat plane di grid perspective. Dengan plane yang dipilih, klik ikon Create Pdi Body. Di jendela Create Rigid Body, atur Type as Static dan aktifkan opsi Mesh. Tutup jendela.

Create Pdi Body
Buat Pdi Body

Langkah 9

Lompat dalam mode Dynamics. Pergi ke Fields> Gravity.

Fields Gravity
Fields > Gravity

Langkah 10

Buka editor atribut gravity field dan tetapkan nilai Volume Shape ke Cube.

Volume Shape
Volume Shape

Langkah 11

Perkecil ukuran alat gravity field dan letakkan di bawah potongan cube seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut.

Scale up the size of gravity fields gizmo
Skalakan ukuran alat gravity field

Langkah 11

Buat gravity field lain. Setel nilai Volume Shape ke Cube.

Volume Shape
Volume Shape

Langkah 12

Animasikan nilai Scale gravity field seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut.

Scale value
Nilai scale

Langkah 13

Dengan semua potongan yang dipilih, klik ikon Create Pdi Body. Di jendela Create Rigid Body, atur Type as Dynamic dan aktifkan opsi Mesh. Tutup jendela.

Create Pdi Body icon
Membuat ikon Pdi Body

Langkah 14

Dengan potongan yang dipilih, klik pada ikon Set Pdi Dynamics Properties.

Set Pdi Dynamics Properties
Set Pdi Dynamics Properties

Langkah 15

Di jendela Pdi Dynamics properties, aktifkan opsi affected by Force Fields dan kemudian klik tombol Include/Exclude. Lebih lanjut buka sub-window.

Pilih gravityField1 dan gravityField2 dan klik Accept.

Pdi Dynamics properties window
Jendela Pdi Dynamics properties

Langkah 16

Klik pada ikon Pdi Solver Option. Di jendela Pdi Solver Options, nonaktifkan opsi Gravity.

 Pdi Solver Options
Pdi Solver Options

Langkah 17

Tekan tombol Play untuk melihat simulasi seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut.

Hit the Play button
Tekan tombol Play

Kesimpulan

Di bagian selanjutnya dari tutorial, saya akan menunjukkan beberapa simulasi simulasi fields based shatter.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.