Advertisement
  1. 3D & Motion Graphics
  2. Maya

Merusak elemen dalam Maya dengan PullDownIt: Bagian 10

Scroll to top
Read Time: 2 min

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Febri Ardian Sanjoyo (you can also view the original English article)

Pratinjau


1. Membuat Dinding

Langkah 1

Buka Maya.

Open MayaOpen MayaOpen Maya
Buka Maya

Langkah 2

Pergi ke Create> Polygon Primitives> Cube dan buat struktur seperti dinding di perspective view port.

Create Polygon Primitives CubeCreate Polygon Primitives CubeCreate Polygon Primitives Cube
Create > Polygon Primitives > Cube

2. Membuat Kain

Langkah 1

Buat bidang di port perspective view dan letakkan di atas dinding seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut.

Create a planeCreate a planeCreate a plane
Buat bidang

Langkah 2

Dengan bidang yang dipilih, pergi ke Attribute Editor dan meningkatkan nilai Subdivisions Width dan Subdivisions Height menjadi 80.

Attribute EditorAttribute EditorAttribute Editor
Attribute Editor

Langkah 3

Lompat dalam mode nDynamics.

nDynamics modenDynamics modenDynamics mode
nDynamics mode

Langkah 4

Dengan bidang yang dipilih, pergi ke nMesh> Creat nCloth.

nMesh Create nClothnMesh Create nClothnMesh Create nCloth
nMesh > Creat nCloth

Langkah 5

Dengan dinding yang dipilih, pergi ke nMesh> Creat Passive Collider.

nMesh Create Passive CollidernMesh Create Passive CollidernMesh Create Passive Collider
nMesh > Create Passive Collider

Langkah 6

Tekan tombol Play untuk simulasi dan Anda dapat melihat bahwa kain telah mendarat dengan sempurna di dinding.

Play buttonPlay buttonPlay button
Tombol play

3. Membuat Shatter

Langkah 1

Dengan dinding yang dipilih, klik ikon ShatterIt feature.

ShatterIt featureShatterIt featureShatterIt feature
ShatterIt feature

Langkah 2

Di jendela ShatterIt feature, atur nilai Num Shards ke 64 dan Shatter Style ke Uniform dan klik tombol Shatter It!.

ShatterIt feature windowShatterIt feature windowShatterIt feature window
Jendela ShatterIt feature

4. Menerapkan Fracture

Langkah 1

Klik pada ikon PDI Basic Fractures seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut.

PDI Basic Fractures iconPDI Basic Fractures iconPDI Basic Fractures icon
Ikon PDI Basic Fractures

Langkah 2

Ini membuka jendela PDI Basic Fractures. Dengan potongan dinding dipilih, klik Create.

PDI Basic Fractures windowPDI Basic Fractures windowPDI Basic Fractures window
Jendela PDI Basic Fractures

Langkah 3

Ini membuka jendela Set up Fracture Body. Ubah Name sebagai Fbody0 dan klik tombol Accept.

Set up Fracture Body windowSet up Fracture Body windowSet up Fracture Body window
Jendela Set up Fracture Body

Langkah 4

Klik ikon PDI Basic Fractures sekali lagi. Sekarang, Anda akan melihat body fraktur Fbody0 dalam daftar. Ubah nilai Mass menjadi 100, Hardness menjadi 20% dan Clusterize% menjadi 80. Tutup jendela.

PDI Basic Fractures iconPDI Basic Fractures iconPDI Basic Fractures icon
Ikon PDI Basic Fractures

5. Membuat Objek Bertabrakan

Langkah 1

Buat bola di view port seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut.

Create a sphereCreate a sphereCreate a sphere
Buat bola

Langkah 2

Dengan bola dipilih, klik pada ikon Create Pdi Body.

Create Pdi Body iconCreate Pdi Body iconCreate Pdi Body icon
Creat Create Pdi Body

Langkah 3

Ini membuka jendela Create Rigid Body. Atur nilai Type menjadi Dynamic dan nyalakan tombol radio Mesh.

Create Rigid Body windowCreate Rigid Body windowCreate Rigid Body window
Jendela Create Rigid Body

Langkah 4

Dengan bola dipilih, klik ikon Set Pdi Dynamics Properties.

Set Pdi Dynamics PropertiesSet Pdi Dynamics PropertiesSet Pdi Dynamics Properties
Mengatur Pdi Dynamics Properties

Langkah 5

Ini membuka jendela Pdi Dynamics Properties. Atur nilai Initial Velocity pada sumbu X ke 30.

Pdi Dynamics PropertiesPdi Dynamics PropertiesPdi Dynamics Properties
Pdi Dynamics Properties

Langkah 6

Tekan tombol Play untuk melihat simulasi. Anda bisa melihat kainnya tidak bereaksi dengan potongan.

Hit the Play buttonHit the Play buttonHit the Play button

Langkah 7

Dengan potongan dinding yang dipilih, pergi ke nMesh> Creat Passive Collider.

nMesh Create Passive CollidernMesh Create Passive CollidernMesh Create Passive Collider
nMesh > Create Passive Collider

Langkah 8

Di jendela Outliner, hapus nRigid1.

Outliner windowOutliner windowOutliner window
Jendela Outliner

Langkah 9

Dengan bola dipilih, pergi ke nMesh> Creat Passive Collider.

nMesh Create Passive CollidernMesh Create Passive CollidernMesh Create Passive Collider
nMesh > Create Passive Collider

Langkah 10

Buat kubus dan jadikan sebagai tanah seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut.

Create a cubeCreate a cubeCreate a cube
Membuat sebuah kubus

Langkah 11

Dengan tanah yang dipilih, pergi ke nMesh> Creat Passive Collider.

nMesh Create Passive CollidernMesh Create Passive CollidernMesh Create Passive Collider
nMesh > Create Passive Collider

Langkah 12

Tekan tombol Play untuk melihat simulasi.

Hit the Play buttonHit the Play buttonHit the Play button
Tekan tombol Play

Kesimpulan

Di bagian selanjutnya dari tutorial, saya akan menunjukkan kepada Anda beberapa dimensi kehancuran di Maya menggunakan PDI.

Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new 3D & Motion Graphics tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.